Selasa, 14 Januari 2014

Ekonomi dan Politik



Politik dan ekonomi
jika ditinjau dari segi kehidupan masyarakat pengaruh ilmu politik dan ekonomi jelas saling bergantung, keduanya saling membutuhkan, bisa dikatakan salah satu diantara keduanya tidak bisa berjalan tampa iringan satu sama lain. Maka lazimya untuk mempelajari kedua pelajaran ini amat terkait dan terhubung.

Para pemikir terdahulu menganggap ilmu ekonomi sebagai cabang dari ilmu politik, dari sinilah muncul nama atau gelar ilmu ekonomi politik. Karena dimasa itu pokok urusan ketertiban finansial dilihat atau diambil dari sumber penghasilan Negara, Sedangkan sekarang pemikiran tersebut telah berubah. Ilmu ekonomi dinyatakan independent dan terpisah dari pelajaran politik, dimana pelajaran ini mengajarkan masyarakat untuk berusaha, bagaimana,dimana, apa dan gimana mengatur dan memperoleh kekayaan. Singkatnya ekonomi adalah ilmu kekayaan.

Ekonomi berpengaruh dalam politik hanya dibeberapa titik saja, dimana titik penghasilan dan penyaluran dari kekayaan sangatlah besar pengaruhnya didalam pemerintahan. Bahkan juga disebabkan dari berbagai penyelesaian permasahan yang memang lazim timbul didalam Bernegara.

Diberbagai Negara pemerintahan pengaruh yang terbesar terletak pada pertumbuhan ekonominya. Bertambahnya lapangan ekonomi didalam pemerintahan terjadi tiada henti- hentinya. Pajak, UU bea, Hak milik Negara dan pertolongan Negara terhadap lahan pertanian, industri dan perdagangan semuanya bukanlah salah satu hal dimana pemerintah berkuasa atas penghasilannya.

Kesejahteraan Negara yang baik dan sosialisme telah merombak keadaan fungsi Negara. Negara dewasa ini diartikan atau disangka langsung turut campur dalam bermacam lingkungan, dari aktifitas masyarakat menentukan perintah dalam hal kwalitas distribusi kekayaan dan juga materi barang milik masyarakat.

Tentu saja banyak permasalahan yang timbul dalam pemerintahan modern yang lahir dari dasar ekonomi, tuntutan terhadap lapangan kerja, modal hak milik tanah, ketidakrataan penurunan dan penaikan ekonomi, bahkan pesatnya kemajuan teknologi yang mempengaruh nasionalisasi. Perlu kita ketahui dalam Negara Komunis, Negara mengontrol secara keseluruhan kesatuan kehidupan ekonomi masyarakat.

Golongan dan grup ekonomi disetiap Negara terlaksana terus menerus dimana tertekan dalam administrasi untuk perlindungan dan kekayaan. Demikian pula, penggunaan kondisi ilmu ekonomi memiliki pengaruh besar dalam cita- cita perpolitikan dan institusi, Contohnya: adanya revolusi yang menimbulkan cita- cita kemerdekaan perseorangan, demokrasi, sosialisme dan komunis.

SEA GAMES 2013



Informasi Seputar Sea Games 2013
SIDOMI - Lawan-lawan berat telah menanti Timnas Indonesia U23 di cabang sepakbola SEA Games 2013 yang akan segera digelar di Myanmar. Skuat asuhan Rahmad Darmawan (RD) tergabung di Grup B bersama tuan rumah Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Timor Lester. Berikut ini adalah jadwal Timnas U23 di SEA Games 2013 Myanmar.

Timnas Indonesia U23 akan mengawali laga perdana di SEA Games 2013 dengan menghadapi Kamboja pada tanggal 9 Desember 2013. Di atas kertas, Andik Vermansyah dan kawan-kawan tentunya diharapkan mampu mengatasi perlawanan anak-anak dari negara berjuluk negeri seribu pagoda ini.

Berikutnya, pada tanggal 12 Desember 2013, tim Garuda Muda akan bertarung melawan Thailand. Tim Gajah Putih pastinya bukan lawan yang enteng. Thailand bahkan menjadi menjadi salah satu yang difavoritkan menjuarai Grup B selain Indonesia dan tuan rumah Myanmar.

Timor Leste menjadi lawan Timnas Indonesia U23 selanjutnya di laga ketiga yang akan digelar pada tanggal 14 Desember 2013. Indonesia harus mewaspadai Timor Leste mengingat tim ini menjadi kuda hitam yang paling berpotensi menjungkalkan tim-tim besar. Kedua tim ini baru saja bertemu di laga ujicoba yang berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Di pertandingan terakhir Grup B pada tanggal 16 Desember 2013, Myanmar sudah menanti. Indonesia harus berhati-hati karena selain merupakan tim yang kuat, Myanmar juga bertindak sebagai tuan rumah yang tentu saja akan mendapat dukungan penuh dari publiknya.

Dua tim teratas akan melaju ke babak semifinal pada tanggal 19 Desember 2013 dan akan berhadapan dengan dua wakil dari Grup A yang dihuni oleh Malaysia, Laos, Brunei Darussalam, dan Singapura. Masing-masing pemenang di semifinal bakal bertarung di babak final yang dijadwalkan pada tanggal 21 Desember 2013.


Hasil Perolehan Sea Games 2013
Sea Games 2013 Minggu malam (22/12) resmi ditutup. Seagames ke-27  yang diselenggarakan di kota Naypyitaw ini menasbihkan Thailand sebagai juara umum dengan perolehan medali 107 emas, 94 perak dan 81 perunggu. Tempat kedua diduduki tuan rumah dengan 86 emas, 62 perak dan 85 perunggu.  Vietnam menyusul di tempat ketiga dengan raihan 73 emas, 86 perak dan 86 perunggu. Sementara itu Indonesia sebagai juara bertahan hanya mampu finish di posisi keempat dengan raihan 65 emas, 84 perak dan 111 perunggu.


Perolehan medali kontingen Indonesia ini jauh dari harapan. Target sebelum diberangkatkan ke Myanmar, kontingen Indonesia ditargetkan meraih 120 emas seperti yang disebutkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo beberapa waktu lalu.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEim9bdW9-ZVfmiECCFR5kLFiHNiCkUUHLbacqJ-g8WsdMFmGaIQqC2ROFvno6vFY2rZgWJNwLO1LNwDzIoRTPzej02sHmGEdpmGflcArcVldqq___4Q70GasM8LS_sIWdJLm-2sF2F4EPA5/s400/Logo+Seagames+2013+myanmar.jpg


Begitupun cabang bergengsi sepak bola. Timnas Indonesia U23 yang ditargetkan meraih medali emas yang terakhir kali diraih tahun 1991 juga gagal. Indonesia U23 harus puas kembali menjadi runner up dengan medali perak seperti pada Sea Games 26 di Indonesia tahun 2011.

Meski gagal meraih juara umum, perjuangan para atlet patut kita apresiasi. Semoga pada Sea Games 2015 di Singapura mendatang. Kontingen Indonesia dapat memperoleh hasil positif dan kembali meraih juara umum, amin.

Daftar perolehan medali Sea Games Myanmar 2013.
Negara
Emas
Perak
Perunggu
Thailand
107
94
81
Myanmar
86
62
85
Vietnam
73
86
86
Indonesia
65
84
111
Malaysia
43
38
77
Singapura
34
29
45
Philipina
29
34
38
Laos
13
17
49
Kamboja
8
11
28
Timor Leste
2
3
5
Brunei Darussalam
1
1
6